Dikutip dari :
SUARASUMBA.COM – Umalulu, 26 Agustus 2025. SMP Negeri 1 Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada tanggal 25-26 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa kelas VIII berjumlah 45 siswa dengan pengawasan langsung dari tim teknis sekolah.


Kepala SMP Negeri 1 Umalulu, Bpk Jack Mboeik, S.Pd., menyampaikan bahwa ANBK merupakan bagian penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan nasional.
“Asesmen Nasional bukan untuk menilai kemampuan individu siswa, tetapi untuk memotret kualitas pendidikan di sekolah secara menyeluruh. Kami berharap hasil ANBK menjadi dasar evaluasi dan peningkatan layanan pembelajaran di SMP Negeri 1 Umalulu,” ungkapnya.Dalam pelaksanaannya, ANBK mengukur tiga komponen utama, yaitu:
• Literasi Membaca: kemampuan memahami, menafsirkan, dan merefleksikan teks.
• Numerasi: keterampilan berpikir menggunakan konsep matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.
• Survei Karakter: menggali nilai-nilai sikap, kebiasaan belajar, serta lingkungan belajar siswa.
Dalam rangka mengantisipasi kendala Jaringan dan Listtik sekolah kami mengadakan starlink dan generator agar kendala tersebut tidak menghambat jalannya kegiatan ANBK.
Selanjutnya Bpk. Jack Mboeik, S.Pd. yang juga menjabat sebagai Ketua MKKS Sumba Timur membahkan bahwa, Pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di beberapa sekolah di Kabupaten Sumba Timur memiliki cerita unik. Tidak semua wilayah memiliki akses jaringan internet yang memadai. Akibatnya, sejumlah sekolah terpaksa melaksanakan ANBK di bukit, lembah, atau titik-titik tertentu yang tersedia sinyal.Fenomena ini menghadirkan suasana berbeda, seakan-akan ANBK di Sumba Timur berlangsung dengan nuansa wisata edukatif. Para siswa bersama guru pendamping harus menempuh perjalanan menuju lokasi yang lebih tinggi atau terbuka untuk mendapatkan jaringan, sembari disuguhi panorama alam khas Sumba Timur. Kondisi ini sekaligus menunjukkan semangat pantang menyerah peserta didik dan tenaga pendidik. Walau menghadapi keterbatasan infrastruktur, mereka tetap berkomitmen mengikuti ANBK sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan melalui literasi, numerasi, dan survei karakter.
ANBK di Sumba Timur bukan hanya soal ujian, tetapi juga potret perjuangan pendidikan di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) yang dibalut dengan keindahan alam. Inilah wajah lain dari pendidikan berbasis teknologi yang berjalan seiring dengan pesona wisata alam Sumba Timur.
Dua peserta ANBK, Bintang dan Anastasia Dorsi Riwu, siswa siswi kelas VIII, mengaku bangga dengan Sekolahnya dan menjadi bagian dari pelaksanaan ANBK tahun ini.“Awalnya kami sempat gugup karena harus mengerjakan soal dengan komputer, tapi setelah mencoba terasa menyenangkan. Saya jadi lebih percaya diri dan termotivasi untuk belajar lebih giat lagi,” tutur mereka berdua. Mereka mengakui soal literasi dan survei karakter mudah dikerjakan. Sedangkan untuk Numerasi harus berpikir lebih lama dalam menyelesaikannya.
Pelaksanaan ANBK di SMP Negeri 1 Umalulu berjalan lancar dengan dukungan penuh guru, tenaga kependidikan, melalui Ibu Fransiska Sureston Bili, SE., yang bertugas sebagai teknisi, menyampaikan bahwa pihak sekolah menyiapkan perangkat, jaringan, dan genset cadangan agar kegiatan berjalan lancar.
“Syukur berkat dukungan perangkat dan jaringan, termasuk bantuan Starlink, kegiatan bisa berjalan aman, tertib, dan tanpa kendala berarti,” jelasnya.
Dengan terlaksananya ANBK 2025 ini, SMP Negeri 1 Umalulu berharap dapat terus berbenah dan meningkatkan kualitas pembelajaran agar siswa siap menghadapi tantangan masa depan.***
